Home » Komunitas dan Gaya Hidup » Riau Drummer Community (RDC)

Senin sore (02/02), halaman Taman Budaya Pekanbaru berisik oleh suara drum. Tiga set drum diletakkan membentuk setengah lingkaran. Secara bergantian ketiga set drum itu ditabuh oleh orang-orang yang berkumpul di sekitarnya, baik secara bergantian atau bersamaan.

Ya, mereka adalah para penggemar alat musik perkusi tersebut. Mereka tergabung dalam Riau Drummer Community (RDC). Sore itu mereka sedang mengadakan even Sharing dan jamming. Kegiatan yang merupakan ajang silaturahmi para anggotanya sekaligus berbagi trik atau tehnik bermain drum.

riau drummer community

Dua orang drummer cilik unjuk kebolehan dalam Sharing and Jamming RDC

RDC yang berdiri 29 Oktober 2009 ini sejatinya memang bertujuan sebagai ajang sharing bagi siapapun yang ingin belajar dan berbagi ilmu bermain drum dengan yang lain, tanpa membeda-bedakan.

“Kita hanya ingin membantu orang-orang yang ingin saling berbagi ke sesama drummer lain yang mungkin merasa kesulitan untuk belajar tentang drum,” ujar Haris, yang menggagas berdirinya komunitas ini.

Sebagai seorang pencinta drum, Haris yang menjadi pengajar drum di salah satu sekolah musik di Pekanbaru ini melihat animo masyarakat untuk menekuni alat musik perkusi ini lumayan tinggi. Karena itulah dengan adanya RDC ini diharapkan para penggemar atau pemain drum di Pekanbaru dan sekitarnya bisa berbagi ilmu demi kemajuan dan peningkatan skil setiap anggotanya.

Kepada RiauMagazine.com yang mewawancarainya usai acara Sharing dan Jaming RDC di Taman Budaya Pekanbaru sore itu, Haris mengungkapkan harapannya sehubungan dengan berdirinya komunitas ini. “Riau Drummer Community dibentuk dengan membawa harapan agar komunitas ini dapat membantu para drummer untuk membuka komunikasi dan berbagi ilmu,” ucapnya.

Saat ini jumlah anggota RDC sendiri sudah lumayan banyak. Mereka terdiri dari drummer pemula dan senior. Beberapa diantaranya menjadi personil grup-grup band, dan sebagian menjadi drumer freelance atau tenaga pengajar.

Dari segi usia, ternyata peminat drum yang ikut bergabung dalam komunitas ini juga beragam. Mulai dari anak-anak sampai bapak-bapak.

Sebagai sebuah komunitas yang mewadahi para penggebuk drum di Pekanbaru, tercatat juga nama-nama drummer senior di kota ini yang menjadi penasehat RDC. Sebut saja nama-nama seperti Franky, Ciponk, Rino, Qiwe, Ateng, Devi Dukun, Ujang Abok, Yana, Yan Hunter, Ibung, Pak Edy, dan lain-lain.

Kedepannya, Riau Drummer Community (RDC) ini berencana akan terus melaksanakan kegiatan-kegiatan sharing dan jamming ini secara rutin, disamping ikut berpartisipasi dalam berbagai even yang diselenggarakan di kota ini.

Ingin bergabung di komunitas ini? Informasi tentang mereka bisa didapatkan di:
Blog: http://riaudc.blogspot.com/
Grup Facebook: RDC = Riau Drummer Community
Twitter: @RiauDrummer

Belum ada komentar.. Jadilah orang pertama :)

Tinggalkan Komentar